29 septembre 2008

Buku Laskar Pelangi

Udah baca buku Laskar Pelangi? Tentunya aku ga berlebihan kalau mengatakan buku ini tu keren banget. Sangat menggugah. Menggetarkan hati. Mengispirasi orang. Hanya dengan membaca kisah tentang 10 murid SD Muhammadiyah di Belitong yang mempunyai semangat tinggi untuk bersekolah tapi ditahan oleh biaya. Sama seperti anak-anak kebanyakan, jiwa kekanak-kanakan mereka yang suka bermain juga pasti ada. Dan salah satu kegiatan yang paling mereka senangi adalah memandangi pelangi di kala hujan sudah reda. Itulah asal-usul nama Laskar Pelangi.

Andrea Hirata, sang penulis, juga termasuk anggota dalam Laskar Pelangi ini. Tentu saja di buku Laskar Pelangi, ia berperan sebagai tokoh Aku. Jadi semua adegan di buku ini ditulis berdasarkan apa yang dilihat, didengar, dirasakan dan dipikirkan oleh beliau. Tapi Andrea sudah membuktikan bahwa dirinya adalah penulis handal. Semua peristiwa-peristiwa yang ia ceritakan di buku ini begitu nyata. Seakan-akan saat kita membacanya, kita juga diajak ke tempat itu.

SD Muhammadiyah adalah sekolah pertama atau malah satu-satunya sekolah Islam di Belitong. Sekolah itu pun sudah reyot dan pokoknya udah ga layak lagi deh. Jadi murid-murid yang ditampung disitu pun hanya sedikit. Seperti misalnya pada angkatan Andrea, yang hanya ada 10 siswa saja. Jadi, jangan salah menyangka kalau Laskar Pelangi itu nama geng atau suatu komunitas. Bukan. Yaa, emang pada dasarnya satu sekolah emang cuma bersepuluh.

Di sekolah itu, ada seorang guru yang berhati mulia. Namanya adalah Bu Muslimah. Beliau mengajar semua mata pelajaran di sekolah itu. Namun, beliau tidak sendirian. Ada juga Pak Harfan. Sang kepala sekolah, sekaligus juru cerita yang sangat disukai anak-anak. Pak Harfan juga masih ada hubungan keluarga dengan Bu Muslimah. Dan menurut aku, mereka berdua adalah orang yang hebat. Mereka dapat mempertahankan sekolah Muhamadiyah cuma berdua. Dan menurutku, mereka juga beruntung. Karena diberi kesempatan untuk mengajar kesepuluh anak-anak istimewa Belitong.

Emang apa sih keistimewaan siswa-siswa itu? Banyaak! Ni aku ceritain satu-satu:
Lintang, adalah seorang kuli kopra cilik yang duduk sebangku dengan Ikal (Andrea Hirata). Ia adalah murid jenius didikan alam. Berkatnyalah, Ikal dan kawan-kawan dapat memenangkan lomba Cerdas Cermat. Namun tak dapat dimungkiri bahwa keluarganya juga sangat miskin. Ayahnya adalah seorang nelayan yang harus menghidupi 14 orang di rumah Lintang. Untuk menuju ke sekolah pun, ia harus menempuh jarak 80 km pulang pergi menggunakan sepeda. Dan jangan membayangkan kalau jalan yang dilauinya itu jalan beraspal. Bukaan. Ia harus melewati hutan-hutan, bahkan kawasan yang ada buayanya. Hiii...

Mahar, adalah pesuruh tukang parut kelapa yang mempunyai pemikiran seni yang hebat. Nilai tertinggi selalu didapatnya dalam pelajaran kesenian. Kalau ia menyanyi, hati akan terbawa dalam tema nyanyiannya. Gaya pikirannya tak logis tapi kreatif dan penuh imajinasi. Sayang, ia hidup dalam kehidupan yang buta seni. Terkadang, dia sering diremehkan oleh teman-temannya. Tapi, ia bisa membalas semua itu dalam karnaval 17 Agustus yang akhirnya juga menghadiahkan sebuah piala untuk SD Muhammadiyah. Dan satu lagi, ia sangat tertarik pada dunia ilmu gaib atau perdukunan dan semacamnyalah.

Kucai, sang ketua kelas. Ia adalah ketua kelas abadi. Karena, tidak ada yang mau menggantikannya. Otaknya tidak seencer Lintang, tapi gaya bicaranya sangat sok tahu. Ini adalah bekal yang bagus untuk menjadi seorang anggota partai politik bukan?

Trapani, seorang anak yang sangat tampan. Kulitnya putih dan merupakan tipe-tipe idola wanita. Tapi, ia tak bisa hidup tanpa ibunya. Ia bergantung pada ibunya. Sangat bergantung. Di salah satu cerita ia bahkan tidak mau mengikuti konser jika ia tidak melihat ibunya datang.

Syahdan, seorang anak dengan perawakan kecil. Teman setia Ikal dikala disuruh Bu Mus membeli kapur tulis di Toko Sinar Harapan. Cita-citanya adalah menjadi aktor. Dan sampai dewasa pun, ia tak pernah melepas cita-cita itu.

Sahara, satu-satunya kaum hawa diantara teman-temannya. Ia sangat menjaga auratnya. Dan sangat tegas dalam hal kejujuran. Ia selalu berprinsip bahwa kita harus selalu berkata jujur walaupun itu menyakitkan. Musuh bebuyutannya adalah A Kiong. Tapi siapa yang menyangka kalau ternyata mereka berjodoh?

A Kiong, murid bermata sipit yang merupakan non-muslim. Entah apa yang dipikirkan orangtuanya saat memasukkannya ke SD Muhammadiyah. Tapi akhir-akhirnya ia juga jadi masuk Islam. Di hari pertama sekolah, ia satu-satunya anak yang tidak mau (atau mungkin tidak bisa kali ya) memperkenalkan dirinya di depan kelas.

Borek, atau lebih sering disebut Samson. Tentu saja karena badannya yang berotot. Semenjak melihat gambar pria berotot di suatu kaleng, satu-satunya obsesi yang ada di dirinya adalah membesarkan otot-otonya agar terlihat macho. Gawatnya, ia membesarkan otot-ototnya bukan dengan latihan angkat barbel atau semacamnya. Ia memakai caranya sendiri yang sudah termasuk dalam perbuatan gila!

Harun, sang penyelamat SD Muhammadiyah. Karena tanpanya, sekolah ini akan ditutup karena kekurangan murid. Harun adalah anak keterbelakangan mental. Satu-satunya hal yang bisa diceritakannya adalah tentang kucingnya. Dan satu-satunya hal yang bisa ditanyakannya adalah kapan libur lebaran itu tiba.

Flo, anggota baru dalam Laskar Pelangi. Ia baru muncul di pertengahan cerita. Tidak seperti teman-temannya, ia bukan berasal dari keluarga miskin. Ia berasal dari keluarga berkecukupan, sangat berkecukupan malah. Barang-barang yang dipakai atau dibawanya selalu membuat kagum teman-temannya. Sama seperti Mahar, Flo juga sangat tertarik dalam dunia-dunia perdukunan dan kawan-kawannya itu. Jadi, kemanapun Mahar pergi pasti ada Flo di sampingnya.

Beberapa hal yang aku certain itu, belum apa-apa kalau belum baca bukunya. Buku ini sudah beredar, bahkan dari awal tahun 2008. Dan sampai sekarang, buku ini masih beredar. Sampulnya bergambar anak-anak yang sedang bermain di pinggiran pantai dengan dilatari langit sunset yang didominasi warna pink. Terakhir aku lihat di toko buku, harga buku ini adalah Rp 69.000,-. Kalo harga yang terbarunya, aku ga tahu.

Buku ini terdiri dari 534 halaman, belom ditambah ini itu.Dua halaman paling awal berisi tentang pujian-pujian untuk buku Laskar Pelangi. Delapan belas halaman terakhir, terdapat Glosarium. Berisi tentang kata-kata sulit yang ditulis Andrea di dalam bukunya. Sangat berguna, buat kamu-kamu yang ga tau apa itu Mannequin Piss sampe apa itu kopra.
Selamat Membaca! :D