08 novembre 2008

Raising The SUN

Hei hei, SUN disini bukan matahari. Bukan juga yang artinya cium. SUN disini adalah singkatan dari Sukses Ujian Nasional. Kegiatan SUN ini memang diadakan untuk mempersiapkan diri kita, siswa-siswi kelas 9 SMP Labschool untuk siap menghadapi ujian nasional yang bakalan datang bulan April nanti.

Kegiatan pertama dilakukan di sekolah. Semua siswa kelas 9 dikumpulkan di masjid Baitul Ilmi. Jujur aja ya, sebenernya kegiatan ini rada bikin bosen. Soalnya kita cuma disuruh ngedengerin. Belom lagi kegerahan yang kita rasain gara-gara harus berdesek-desekkan di satu masjid. Bener-bener bikin kesemutan deh. Acara rada seru waktu ada seorang bapak... siapa gitu ya, aku lupa. Beliau adalah seorang motivator, yang aku bilang sih cukup berhasil dalam menumbuhkan sebuah motivasi di diri aku sendiri. Suara beliau besar dan makin besar lagi di saat beliau memakai mic. Dari beliau juga, aku baru tahu kalau perkataan itu bisa menimbulkan suatu sikap dari alam bawah sadar kita. Misalnya, jika seorang guru berkata, "Bodoh kamu!" sampai 3 kali, alam bawah sadar anak itu akan menangkap perkataan sang guru dan membuat anak tersebut yakin bahwa dirinya memang bodoh.

Di acara SUN ini, kita juga diperkenalkan dengan SMA Labschool oleh Bu Ulya. Mungkin ini salah satu promosi juga kali ya yang dilakukan SMA Labs. Di situ dijelaskan tentang kegiatan, ekskul, dan yang lainnya tentang SMA Labs. Siswa dari SMP Labs juga bisa masuk SMA Labs tanpa tes, tentu dengan syarat tertentu.

Puncak dari acara Raising the SUN berlangsung di puncak. Kami semua ke sana menggunakan bus dalam waktu kurang lebih 2 jam. Karena siswa akselerasi cuma 22, kelas kami digabung dengan bus kelas 9A dan 9B. Yang absen 1-11 di 9A dan sisanya di 9B. Sewaktu di bis, kelakuan kelas kami rasa-rasanya berbeda sekali. Kalau biasanya kami suka bercanda-bercandaan, ketawa ketiwi sampe tereak-tereak, di bis kami hanya diam. Atau paling banter hanya tertawa sesekali sambil membagi-bagikan makanan. Sesekali kami juga tertawa-tawa, tapi seperti tawa kami tak mampu mengalahkan suara ribut kelas 9A. Tak kusangka, ternyata kakak kelasku ini liar sekali. Sepanjang perjalanan, mereka nyanyi-nyanyi ST12, tereak-tereak serasa tarzan, sampe main klitik-klitikan di lorong bus. Tapi jujur, tingkah mereka membuatku tak bosan selama perjalanan.

Sampai di tempat tujuan, kami harus membawa koper kami ke lokasi cottage. Kami lalu dibagi kunci kamar dan langsung ke cottage masing-masing. Dalam satu cottage terdapat 2 kamar, dengan 1 kamar 2 kasur. Di 1 cottage ada 6 sampai 7 orang. Aku sendiri satu cottage dengan oliv, Kak Raras, Kak Hana, Kak Fildza, Kak Salsa, dan Kak Steffy. Mereka semua adalah mantan OSIS, dan semuanya juga baik padaku dan oliv.

Di sana, kami diberi materi dari banyak sumber. Kita diajari tentang Mind Mapping dan Membaca Cepat oleh Trustco. Lalu ada juga materi dari dr. Aisyah yang menjelaskan tentang otak kita yang bekerja keren banget. Trus ada motivator, Pak Aries, yang materinya keren banget, dan yang lainnya juga lah. Yang jelas aku berterima kasih banget atas materinya yang aku bilang sih bagus banget untuk membangun motivasi siswa nya