22 janvier 2008

TERIMAKASIH YA ALLAH .. (2)

(heiheihei, ini juga postingan yang dibuat ama ayahku, huehe)


ANGIN MAMIRI MAKASSAR

Tahun 2001 Ayahku dipindah tugas ke Makassar, begitu juga dengan sekolahku, aku masuk TK Pertiwi. Lalu aku masuk sekolah di SD Islam Athirah, yang mengelola sekolah ini putrinya Bapak Yusuf Kalla.. itu lho yang jadi Wakil Presiden RI tahun 2004-2009.

Sekolah Dasar Islam Athirah letaknya di tengah kota Makassar, di depan sekolah terdapat lapangan besar seperti alun-alun kota, orang Makassar menyebutnya Lapangan Karebosi, disana ada tempat untuk latihan sepak bola PSM yang disebut juga Ayam Jago dari Timur. Nama jalan sekolahku Jalan Kajaolalido
Aku bersekolah disana sejak kelas 1 SD hingga kelas 3 SD, beberapa teman sekelasku ada, Amba, Annisa, Lufti, Banni, Nurul, Dika, Faiz Alif, Panji…
Sahabatku Annisa rumahnya tidak begitu jauh dengan rumahku, rumahnya persis berhadapan dengan Mesjid Al Markaz, sebuah mesjid yang besar dengan halaman yang luas dan arsitektur bangunannya sangat bagus, katanya yang membangun itu Jenderal M.Yusuf.

Dinding rumah Annisa warna pink. Pertama kali aku liat rumahnya, kukira itu rumah Barbie dan di dalamnya berisi Barbie semua hehehe... Rumahnya mirip rumah Barbie sih, . tapi ternyata di rumahnya malah banyak barang-barang pecah belah. Nah, ayahnya Annisa itu punya toko emas yang dinamain pake nama keluarganya, Hadalle. Nisa punya adik laki-laki yang namanya Diaz dan nenek yang sering dipanggil Mamak ‘Aji. Diaz hamper seumur juga dengan Iqbaal.

Di kota Makassarlah aku pertama kali bisa naik sepeda roda dua. Awalnya aku latihan di garasi rumah. Lalu setelah Ayah lepas roda penyangga di bagian belakang sepeda, aku coba belajar naik sepeda di jalanan sekitar komplek perumahan tempat aku tinggal. Waktu pertama kali aku coba menaiki sepeda dengan roda dua di jalanan komplek perumahanku,aku pernah jatuh ke got, untung aja gotnya agak kering. Aku langsung mandi lagi, hahaha… Aku inget kejadian itu karena aku ingat waktu itu aku mengenakan daster gambar bunga matahari warna orange kesukaanku.

Tetangga-tetangga di deket rumahku juga banyak. Ada Mbak Mitha, Mirza, Mbak Acit, Mbak Steffi, Sania, banyak lagi deh. Mereka tuh pada baik-baik. Mbak Acit misalnya, dia yang ngebantu aku nyari gaya waktu aku mau ikut fashion show. Nah,Mbak Steffi yang waktu itu nemenin aku waktu ayah bunda lagi pergi haji. Tiap hari, Mbak Steffi dateng ke rumah buat main.Pernah waktu itu,aku juga ke mall bertiga sama Mbak Steffi dan Mbak Ati.

Nah,ada lagi tetanggaku yang lain. Yang ini rumahnya persis di sebelah rumah.Namanya Uwa Kadir.Uwa tinggal bertiga sama istri dan anaknya. Anaknya yang lain sudah pada besar. Uwa istri sering bikin kue, trus aku sering dibagi. Tapi kemudian Uwa pindah karena kata Ayah, Uwa sudah masuk masa pensiun jadi harus keluar dari perumahan kantor.

Waktu di Makassar, aku juga ikut les melukis. Nama gurunya Kak Ikhsan. Awal aku les, aku cuma bisa menggambar pake crayon, lalu diajari Kak Ikhsan mengajari aku pake cat minyak.Lukisan cat minyak pertamaku, bergambar bunga, waktu lukisan itu sudah jadi, Ayahku memujinya bahwa lukisanku bagus banget, malah mau diminta Ayahku untuk dipajang di kantornya, tapi karena itu lukisan pertamaku jadi kupajang di kamarku, dan saat ini lukisan tersebut masih terpajang di rumah Eyang Akung di Bandung. Aku juga sering mengikuti lomba melukis, menggambar dan mewarnai, dan Alhamdulillah aku sering menjadi pemenang dalam lomba-lomba tersebut.

Dalam seminggu aku dua kali belajar membaca Al Qur’an, gurunya aku panggil Kak Mira. Sungguh sangat sabar mengajariku belajar memahami huruf demi huruf, mulai dengan belajar metode Iqra hingga aku bias membaca Kitab Al Qur’an yang lengkap. Pada usiaku 8 tahun, alhamdulillah aku bisa mengkhatamkan Al Qur’an. Kemudian Ayah dan Bundaku mengundang teman-temanku untuk mengadakan syukuran atas keberhasilanku dan tentunya keberhasilan Kak Mira juga,aku akhirnya bisa mengkhatamkan Al Qur’an.

Bersama Kak Mira juga aku pernah mengikuti lomba membaca Al Qur’an yang diadakan oleh Bosowa Group, alhamdulillah aku juga bisa menjuarai dan dapat hadiah uang Rp 300.000..wah sungguh sangat bangga aku bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang cara membaca AlQur’an, padahal yang mengetes ulama-ulama Besar di Makassar bahkan ada ketua MUI Sulawesi Selatan yang ikut mengetesku.
Terimakasih Ya Allah …

1 comment(s):

aina.miru a dit…

uwah..ody lucu yang pke krudung pink *kabur sebelum yang punya blog kepalanya membesar*